Daffodil atau Narcissus adalah bunga yang biasanya tumbuh dan ditemukan di daerah beriklim sedang dan subtropis. Berbunga pada musim semi, dan ada juga yang berbunga pada musim gugur. Bunga ini berasal dari Eropa, Afrika Utara, dan Asia. Bunga ini mempunyai enam kelopak berwarna terang dan mempunyai pusat bunga berbentuk terompet kecil yang menonjol. Umumnya bunga Daffodil berwarna kuning, namun beberapa jenis bunga Daffodil ada yang berwarna putih, oranye, dan krem.
Dalam bahasa bunga, bunga Daffodil adalah lambang dari 'permulaan baru', 'terlahir kembali', 'munculnya inspirasi', 'kesadaran', 'kreatifitas', 'semangat', 'ingatan', dan 'pengampunan'. Mengapa bunga Daffodil disebut juga sebagai bunga Narcissus? Mungkin karena bunga Daffodil sangat tumbuh subur disepanjang sungai, dengan penampilannya yang berjajar cantik, indah, merekah, dan tambah indah jika bayangannya terpantul di permukaan sungai. Maka diberilah nama lain yaitu "Narcissus" nama Dewa Yunani yang menurut legenda, dia sangat terpikat dengan bayangannya sendiri di sungai sehingga dia mencoba menangkap bayangannya sampai akhirnya jatuh tenggelam di sungai.
Meski warnanya cerah dan tampilannya indah, sayangnya seluruh bagiannya diketahui mengandung racun terutama pada bagian umbinya. Tapi banyak yang percaya bunga ini bisa meringankan sejumlah penyakit. Bunga ini sudah lama digunakan untuk mengatasi batuk rejan, pilek, dan asma. Selain itu, jika kelopak bunganya ditempelkan ke kulit, berbagai kondisi seperti luka bakar atau nyeri sendi dikabarkan bisa sembuh. Namun, sejauh ini efektivitas bunga Daffodil dalam mengobati penyakit tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut. Karena kebanyakan penelitian menyatakan bunga ini tidak aman untuk digunakan dalam pengobatan. Walau banyak yang percaya bunga Daffodil bisa menyembuhkan berbagai penyakit, tetap perlu berhati-hati jika ingin mengonsumsi atau memakai bunga ini, karena bunga Daffodil mengandung bahan kimia yang disebut lycorine, yang bisa menyebabkan keracunan jika tertelan atau tersentuh oleh kulit.
