Boot table adalah urutan prioritas perangkat penyimpanan yang digunakan oleh sistem komputer untuk mencari dan memuat sistem operasi saat komputer dinyalakan. Boot table disimpan di dalam BIOS (Basic Input Output System) atau UEFI (Unified Extensible Firmware Interface), yang merupakan perangkat lunak dasar yang dijalankan oleh komputer sebelum sistem operasi dimuat.
Saat komputer dinyalakan, BIOS atau UEFI akan mulai melakukan proses yang disebut POST (Power-On Self Test) untuk memeriksa apakah perangkat keras bekerja dengan baik. Setelah itu, BIOS atau UEFI akan mengacu pada boot table untuk menentukan dari mana sistem operasi harus dimuat. Boot table berisi daftar perangkat yang bisa digunakan untuk booting, dan perangkat tersebut bisa berupa:
-
Hard disk atau SSD internal
-
CD/DVD-ROM
-
Flashdisk (USB drive)
-
Jaringan (jika komputer menggunakan booting melalui jaringan, biasanya dalam lingkungan server)
-
Perangkat eksternal lainnya
Urutan dalam boot table menentukan perangkat mana yang akan dicoba terlebih dahulu. Misalnya, jika urutan pertama adalah USB drive, maka BIOS atau UEFI akan memeriksa apakah ada sistem operasi yang bisa dijalankan di flashdisk tersebut. Jika ada, komputer akan memuat sistem dari flashdisk. Jika tidak ada, maka sistem akan melanjutkan ke perangkat berikutnya dalam daftar.
Pengaturan boot table dapat diakses dan diubah melalui menu BIOS atau UEFI. Untuk masuk ke BIOS atau UEFI, biasanya pengguna perlu menekan tombol tertentu saat komputer mulai dinyalakan, seperti tombol Delete, F2, F10, atau Esc, tergantung merek dan model motherboard.
Pengaturan boot table sering digunakan saat:
-
Menginstal sistem operasi baru melalui flashdisk atau DVD
-
Melakukan pemulihan sistem
-
Menjalankan sistem operasi alternatif dari media eksternal
-
Melakukan troubleshooting jika sistem utama tidak dapat boot
Kesimpulannya, boot table sangat penting dalam proses startup komputer karena menentukan dari mana komputer akan memuat sistem operasinya. Tanpa pengaturan boot table yang benar, komputer bisa gagal menemukan sistem operasi dan tidak bisa digunakan.
