Mengenal Lebih Lanjut Physical Layer

Midyana B.C
0

 **Physical Layer** (Lapisan Fisik) adalah lapisan pertama dari model OSI (Open Systems Interconnection), yang bertanggung jawab atas **pengiriman data dalam bentuk sinyal fisik** melalui media transmisi. Lapisan ini adalah fondasi utama dari komunikasi jaringan komputer karena berhubungan langsung dengan perangkat keras (hardware).


Berikut penjelasan lengkap tentang physical layer:


1. **Fungsi utama physical layer**

   Physical layer bertugas mentransmisikan bit-bit data mentah (0 dan 1) dari satu perangkat ke perangkat lain melalui media fisik. Fungsi-fungsi utamanya meliputi:


* Menentukan jenis media transmisi yang digunakan (kabel tembaga, serat optik, gelombang radio)

* Mengubah data digital menjadi sinyal listrik, cahaya, atau radio, dan sebaliknya

* Menentukan metode pengkodean sinyal (encoding) seperti NRZ, Manchester, dll

* Mengatur kecepatan transmisi data (data rate atau bit rate)

* Menyediakan interface fisik antara perangkat dan media jaringan

* Menangani konektor, pin, voltase, frekuensi, dan spesifikasi sinyal lainnya


2. **Contoh perangkat di physical layer**

   Beberapa perangkat jaringan yang bekerja di lapisan fisik antara lain:


* Kabel jaringan (UTP, STP, coaxial, fiber optic)

* Konektor (RJ-45, BNC)

* Hub (perangkat yang hanya meneruskan sinyal)

* Repeater (memperkuat sinyal agar bisa mencapai jarak lebih jauh)

* Modem (mengubah sinyal digital menjadi analog dan sebaliknya)

* NIC (Network Interface Card) sebagai antarmuka fisik perangkat ke jaringan


3. **Jenis media transmisi pada physical layer**

   Media transmisi dibagi menjadi dua kategori utama:


* Media berkabel (guided media): seperti kabel twisted pair (UTP), kabel coaxial, dan serat optik

* Media nirkabel (unguided media): seperti gelombang radio (Wi-Fi), gelombang mikro (microwave), dan sinyal inframerah


4. **Karakteristik penting pada physical layer**

   Beberapa karakteristik teknis yang diatur oleh physical layer:


* Topologi fisik jaringan (bus, star, ring, mesh)

* Mode transmisi (simplex, half-duplex, full-duplex)

* Sinkronisasi bit (agar data diterima dalam urutan yang benar)

* Panjang dan kualitas sinyal

* Toleransi terhadap gangguan atau noise


5. **Data yang ditangani oleh physical layer**

   Data yang dikirim dan diterima pada physical layer berbentuk **bit stream**, yaitu aliran bit (0 dan 1) tanpa makna struktural. Bit-bit ini akan dibentuk menjadi frame di lapisan di atasnya (data link layer).


6. **Hubungan physical layer dengan lapisan lain**

   Physical layer menyediakan jalur fisik yang dibutuhkan oleh lapisan data link (lapisan kedua) untuk mengirim frame. Jika physical layer gagal, komunikasi antar perangkat tidak akan terjadi sama sekali.


7. **Standar dan protokol terkait physical layer**

   Beberapa standar dan protokol yang mengatur physical layer, antara lain:


* IEEE 802.3 (Ethernet)

* IEEE 802.11 (Wi-Fi)

* RS-232 (komunikasi serial)

* V.35 (untuk komunikasi jarak jauh)

* DSL, ISDN, dan standar telekomunikasi lainnya


Kesimpulan:

Physical layer adalah lapisan paling dasar dalam model OSI yang mengatur bagaimana data dalam bentuk bit dikirim secara fisik melalui jaringan. Meskipun tidak menangani makna data atau kontrol logika, lapisan ini sangat penting karena semua komunikasi bergantung pada koneksi fisik yang stabil dan sesuai standar. Tanpa physical layer yang baik, seluruh sistem jaringan tidak akan bisa berfungsi.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default