Prinsip dasar sistem VSAT IP (Very Small Aperture Terminal – Internet Protocol) adalah sebagai berikut:
1. Komunikasi melalui satelit
VSAT IP menggunakan satelit geostasioner untuk menghubungkan terminal pengguna yang terletak di berbagai lokasi terpencil. Komunikasi berlangsung antara terminal VSAT dan stasiun bumi pusat (hub) melalui satelit.
2. Topologi jaringan
Sistem VSAT IP biasanya menggunakan dua jenis topologi, yaitu topologi bintang (hub-and-spoke) dan topologi mesh. Pada topologi bintang, semua komunikasi antar terminal harus melalui hub. Pada topologi mesh, terminal dapat saling berkomunikasi secara langsung melalui satelit.
3. Protokol IP
Data dikirim dalam bentuk paket menggunakan protokol Internet (IP). Hal ini memungkinkan integrasi langsung dengan jaringan komputer, internet, dan berbagai aplikasi berbasis IP seperti VoIP, VPN, dan akses web.
4. Komponen sistem
Sistem terdiri dari antena parabola kecil (VSAT), perangkat pemancar dan penerima (BUC dan LNB), modem satelit (IDU), serta stasiun hub yang terhubung ke jaringan internet atau jaringan perusahaan. Satelit berfungsi sebagai penghubung antar lokasi.
5. Frekuensi operasi
VSAT IP umumnya beroperasi pada C-Band, Ku-Band, atau Ka-Band. C-Band lebih tahan terhadap cuaca, sedangkan Ku dan Ka-Band menyediakan kapasitas lebih besar tetapi lebih sensitif terhadap hujan.
6. Akses dan pembagian bandwidth
VSAT IP dapat menggunakan skema bandwidth dedicated (seperti SCPC) atau shared (seperti TDMA atau DVB-S2). Skema ini menentukan apakah satu pengguna mendapat kanal tetap atau berbagi dengan pengguna lain.
7. Latensi
Karena sinyal harus menempuh jarak ke dan dari satelit geostasioner, sistem VSAT IP memiliki latensi yang relatif tinggi, biasanya sekitar 500 hingga 700 milidetik untuk satu putaran data. Ini perlu diperhitungkan dalam penggunaan aplikasi real-time.
8. Mobilitas dan fleksibilitas
VSAT dapat dipasang di lokasi terpencil dan tidak bergantung pada infrastruktur darat. Ini membuatnya cocok untuk kebutuhan komunikasi di daerah tanpa akses jaringan kabel atau microwave.
9. Manajemen jaringan
Sistem VSAT IP modern mendukung pengelolaan bandwidth, pengawasan jaringan, serta pengaturan kualitas layanan (QoS) untuk mengatur prioritas data seperti suara, video, atau data biasa.
Dengan prinsip-prinsip ini, sistem VSAT IP menjadi solusi efektif untuk konektivitas data di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan terestrial.
